Usia Ideal Anak Dalam Calistung

Usia Tepat Anak Belajar Calistung | Popmama.com

Usia Ideal Anak Dalam Calistung

Stimulasi calistung dapat dilakukan sejak usia 0 bulan, dan calistung sendiri idealnya dilakukan pada usia anak 6-7 tahun ke atas. Anak bisa belajar calistung apabila ia sudah mampu dalam mengenal struktur angka, tulisan, gambar dan bentuk. Tidak hanya dari segi kemampuan kognitif, dari struktural seperti postur tubuh ketika anak belajar juga perlu diperhatikan.

Belajar calistung merupakan kemampuan akademik yang melibatkan kefokusan dan durasi yang cukup lama, maka dari itu anak perlu belajar untuk fokus terlebih dahulu. Ketika anak mampu untuk fokus, ia tidak akan merasa tertekan atau stres ketika ingin belajar.

Kemampuan anak untuk memegang pensil adalah hal kecil yang mungkin orang tua sering lewati, namun ini perlu dilatih agar anak terbiasa dan nyaman untuk menggenggam pensil dalam durasi waktu yang lama. Untuk calistung anak berkebutuhan khusus tentu diperlukan pengajaran yang berbeda tergantung pada kondisinya.

Namun secara umum, tahapannya adalah sama, yaitu mengenalkan terlebih dahulu sebagai stimulasi calistung anak usia dini. Anak harus mengenal basic terlebih dahulu dan belajar untuk fokus terhadap sekitarnya. Anak yang belajar calistung selain bahasa Indonesia, seperti huruf hijaiah atau bahasa Inggris juga bisa dipraktekkan di rumah.

Dengan catatan, tidak berbarengan mengenalkannya ke anak agar mereka tidak bingung dan menyebabkan fokus terpecah. Stimulasi calistung anak usia dini juga bisa dilakukan dengan menggunakan permainan sifatnya open handed seperti balok-balok, flash card, atau permainan yang bersifat abstrak. Ini akan memicu ide kreatif anak dan membuat anak mengeksplorasi lebih dalam tentang benda di sekitarnya.

Psikolog Anak Indonesia menyarankan untuk tidak memberikan mereka punishment apabila tidak bisa meraih konsentrasi lebih untuk belajar calistung. Untuk usia di bawah 6 tahun tentunya masih fase anak-anak dalam bermain dan mengenal hal-hal baru di sekitar nya. Jadi, tumbuhkan minat menjadi hal yang utama dilakukan untuk stimulasi calistung anak usia dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *